Luhut Nilai Indonesia Barokah Tidak Sebarkan Hoaks

Politik - Terbit 30 01 2019 - 02:14 Luhut Nilai Indonesia Barokah Tidak Sebarkan Hoaks
Tabloid Barokah

Tabloid Indonesia Barokah yang saat ini menyebar di masyarakat, dinilai tidak menyebar hoaks dan justru memberikan informasi yang benar mengenai hal yang sudah dilakukan Pemerintah.

"Kami belum lihat ada yang komplain. Kami tidak melihat ada berita-berita yang tidak bagus atau hoaks disitu," ujar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Selasa, 30 Januari 2019.

Luhut menegaskan, ia belum membaca seluruh isi tabloid yang peredarannya menyasar masjid dan pesantren di pulau Jawa. Dirinya, tidak akan mempersoalkan peredaran tabloid itu apabila isinya benar.

"Kalau itu memberikan pencerahan kepada masyarakat, kenapa tidak? Tetapi saya belum tahu persis mengenai hal itu," katanya.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan masih berkoordinasi dengan Dewan Pers dan belum mengambil keputusan atas peredaran tabloid Indonesia Barokah. Ketua Dewan Pers disebut mengirimkan hasil rekomendasinya soal konten Tabloid Indonesia Barokah ke Mabes Polri. 

"Sedang dipelajari jajaran Polri terkait, Bareskrim ada laporan di sana. Koordinasi dengan Dewan Pers. Koordinasi dengan saksi ahli, baru akan kami putuskan," katanya.

Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo menegaskan,Tabloid Indonesia Barokah bukan merupakan produk jurnalistik sebagaimana bunyi Undang-Undang Pers. Selain itu, Tabloid Indonesia Barokah itu bukanlah media sebagaimana dimaksud Undang-Undang 40 Tahun 1999.

"Jadi kami sudah melakukan penelitian, kami sudah melihat tempat redaksinya, dan kami sudah memeriksanya," katanya. 
 

Penulis :

Editor :

Terbaru Lainnya
TOPIK TERHANGAT
Terpopuler