Jadi Plt Ketum PPP, Suharso Manoarfa Mundur Dari Watimpres

Kabar Politik - Terbit 21 03 2019 - 04:31 Jadi Plt Ketum PPP, Suharso Manoarfa Mundur Dari Watimpres
Ketua Majelis Syariah PPP Maimoen Zubair (Mbah Moen) dan Suharso Monoarfa yang ditunjuk sebagai Plt Ketum PPP. (Foto: DPP PPP)

Suharso Monoarfa telah dipilih menjadi Pelaksana Tugas Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), setelah Ketua Umum PPP Romahurmuziy dicokok KPK karena duduga terlibat dalam suap jual beli jabatan di Kementerian Agama.

Suharso yang juga menjabat di lembaga pertimbangan presiden, menegaskan dirinya akan mundur dari jabatan sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) karena akan fokus untuk membesarkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). 

"Setelah dikukuhkan sebagai Plt (pelaksana tugas) ketua umum, saya akan menyediakan banyak waktu mengawasi dan mengecek kegiatan PPP di seluruh daerah di Indonesia. Agar fokus, saya akan mundur dari Wantimpres," kata Suharso Monoarfa.

PPP, kata ia, harus diselamatkan agar terus eksis dan tetap berada di parlemen dan  lolos parliamentary threshold yang mensyaratkan empat persen.  "Saya akan militan untuk membesarkan PPP. Saya akan mematuhi keputusan-keputusan dalam Muktamar, karena hal itu adalah keputusan partai. "

Ia optimis, dalam sisa waktu yang tidak sampai satu bulan menuju Pemilu 2019, PPP tetap eksis karena pernah jadi partai besar pada era Orde baru hingga awal reformasi.  Kala itu, PPP memperoleh 59 kursi pada pemilu 2004 dan berada di posisi keempat. "Ini fakta, tercatat dalam sejarah, dan ada blue print-nya," katanya.

Penulis : Abhivandya AR Ramdani

Editor : Abhivandya AR Ramdani

Terbaru Lainnya
TOPIK TERHANGAT
Terpopuler