Mensos Juliari Batubara Diminta Jokowi Tekan Angka Kemiskinan Hingga 9 Persen

KabarIndonesia.id — Sisa dua bulan tahun 2019, Menteri Sosial Juliari Peter Batubara akan memfokuskan program kerjanya pada bagaimana memastikan pengelolaan anggaran berjalan optimal. Mensos juga akan mengawal pesan Presiden Joko Widodo untuk menekan angka kemiskinan di bawah 9 persen.

“Tahun 2019 kan tinggal dua bulan lagi ya. Untuk sementara kita akan melanjutkan program yang ada karena saya kira saya program Kemensos seperti PKH dan BPNT sudah berjalan baik. Jadi kita akan fokus pada bagaimana penyerapan anggaran sampai akhir tahun agar realisasinya bagus dan tepat sasaran,” kata Mensos Juliari, usai melakukan serah terima jabatan dengan pendahulunya, Agus Gumiwang Kartasasmita, di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Kamis (24/10/2019).

Mensos memastikan, tidak akan ada program baru dalam dua bulan ke depan. “Namun memang tetap harus ada kepastian, bahwa anggaran yang ada dibelanjakan dengan tepat sasaran. Jadi tidak sekedar habis begitu saja,” kata Mensos.

Tahun 2020, Kemensos berada di posisi 5 besar kementerian dengan alokasi pagu indikatif terbesar di RAPBN 2019, yakni Rp62,8 triliun serta realisasi tertinggi, atau meningkat dibandingkan dengaan anggaran belanja tahun 2019 sebesar Rp57,2 triliun.

“Ya anggaran Kemensos ini wajar cukup besar. Sebab, memang untuk mendukung program pemerintah pada aspek pembangunan sumber daya manusia unggul sesuai dengan visi Presiden Joko Widodo,” kata Mensos.

Di lain pihak, Mensos juga memastikan akan tetap memberikan perhatian terhadap penanganan masyarakat yang terdampak oleh bencana, sejalan dengan pesan Presiden Jokowi terhadap dirinya. “Saya kira soal penanganan bencana sudah pasti akan kami teruskan. Itu sudah _given_ (semestinya) ya,” katanya.

Yang tidak kalah penting, Mensos juga memastikan akan mengawal pesan Presiden Jokowi untuk terus menekan angka kemiskinan, sampai di bawah 9 persen. “Ya kita akan terus bekerja untuk menurunkan angka kemiskinan sampai di bawah 9 persen. Saya kira ini tidak mudah, namun akan tercatat dalam sejarah bila bisa diwujudkan,” kata Mensos.

Acara serah terima jabatan Menteri Sosial berjalan hangat dan akrab. Dalam pernyataannya, Agus Gumiwang menyatakan keyakinannya Mensos Juliari bisa menjalankan tugasnya dengan baik. “Saya tidak asing dengan Mas Ari (Juliari Peter Batubara). Beliau berteman baik dengan saya. Saya yakin beliau bisa lebih sukses dari saya,” kata Agus.

Acara serah terima dihadiri para pejabat tinggi pratama dan pejabat tinggi madya, para pejabat struktural dan fungsional, di lingkungan Kementerian Sosial. Tampak hadir Sekretaris Jenderal Hartono Laras, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Edi Suharto, Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Pepen Nazaruddin, Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin Andi ZA Dulung, Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat, dan Kepala Badan Pendidikan Penelitian dan Penyuluhan Sosial Syahabuddin.

Hadir pula sejumlah Staf Ahli Menteri termasuk Staf Ahli Menteri Bidang Aksesibilitas Sosial Sonny W Manalu. Kemudian juga para mitra kerja Kemensos, di antara Himpunan Bank-Bank Milik Negara (Himbara), Unicef, MicroSave, anggota Komisi VIII, dan sebagainya.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Terkait

MoC Indonesia – Laos dalam Bidang Hukum Segera Ditandatangani

KabarIndonesia.id–Pemerintah Indonesia melalui Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kemenkumham akan menandatangani Memorandum Of Cooperation (MoC) dalam bidang hukum dengan Kementerian Kehakiman Republik Demokrasi

Terbaru

MoC Indonesia – Laos dalam Bidang Hukum Segera Ditandatangani

KabarIndonesia.id–Pemerintah Indonesia melalui Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kemenkumham akan menandatangani Memorandum Of Cooperation (MoC) dalam bidang hukum dengan Kementerian Kehakiman Republik Demokrasi

Kabar Video