KABARINDONESIA.ID -- Seorang mahasiswi Telkom University bernama Maisha Aurelia Rafif (18) dilaporkan belum diketahui keberadaannya sejak Selasa (6/10/2026). Pihak keluarga telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Regol untuk meminta bantuan kepolisian dalam proses pencarian.
Maisha merupakan mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Ilmu Sosial Telkom University. Hingga informasi terbaru disampaikan, keberadaannya belum diketahui dan yang bersangkutan belum dapat dihubungi.
Telkom University menyatakan terus menjalin komunikasi dengan keluarga Maisha untuk memantau perkembangan pencarian. Pihak kampus juga mendukung koordinasi dengan aparat kepolisian guna membantu menindaklanjuti informasi terkait keberadaan mahasiswinya.
Berdasarkan keterangan terbaru yang diterima universitas dari pihak keluarga, laporan orang hilang telah disampaikan kepada Polsek Regol.
Langkah tersebut dilakukan agar kepolisian dapat membantu proses pencarian serta menindaklanjuti setiap informasi yang berkaitan dengan keberadaan Maisha.
Telkom University Ajak Masyarakat Bantu Pencarian
Telkom University mengajak seluruh sivitas akademika dan masyarakat untuk turut membantu pencarian Maisha.
Masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi mengenai keberadaannya diharapkan segera menyampaikan informasi tersebut kepada keluarga maupun aparat kepolisian.
Pihak kampus menekankan pentingnya penyampaian informasi melalui jalur yang tepat agar setiap petunjuk dapat diperiksa dan ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.
Selain mengajak masyarakat membantu pencarian, universitas juga mengingatkan agar informasi mengenai hilangnya Maisha tidak disebarluaskan tanpa verifikasi.
Imbauan tersebut disampaikan untuk mencegah munculnya spekulasi maupun informasi keliru yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Kampus Minta Privasi Keluarga Dihormati
Di tengah berlangsungnya proses pencarian, Telkom University meminta masyarakat tetap menghormati privasi keluarga Maisha.
Universitas menilai kehati-hatian dalam menyampaikan informasi menjadi hal penting, terutama ketika keluarga masih berupaya memperoleh kepastian mengenai keberadaan mahasiswi tersebut.
Telkom University juga menyampaikan keprihatinan atas situasi yang sedang dihadapi keluarga.
Pihak kampus berharap proses pencarian dapat berjalan lancar dan Maisha segera ditemukan.
Hingga saat ini, Telkom University menyatakan akan terus mendukung komunikasi dengan keluarga serta koordinasi bersama pihak berwenang sesuai perkembangan informasi yang tersedia.
Masyarakat yang memiliki informasi relevan mengenai keberadaan Maisha diharapkan dapat segera menghubungi keluarga atau Polsek Regol untuk membantu proses pencarian.