News  

Mahiswa UINAM Jadi Narsum di Talkshow Kampus Millenial TVRI

KabarIndonesia.ID

KabarIndopnesia.id — Mahasiswa ilmu komunikasi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar atau yang kerap di sebut UINAM menjadi jadi narasumber di salah satu stasiun Televisi lokal TVRI dalam Acara Kampus millenial TVRI Pada Hari Sabtu 18 juni 2021

Mahasiswa ilmu komunikasi UINAM Di undang untuk menjadi narasumber di program acara ”Kampus Millenial TVRI” Guna membahas tentang peranan mahasiswa dalam memerangi narkoba di kampus.

“Kampus millenial” merupakan salah satu program acara kebanggaan TVRI karna program ini mengangkat tema kaum millenial (masa kini) yang lagi hits. Yang tentunya narasumbernya adalah kaum-kaum millenial.

Acara ini juga di hadiri oleh Brigjend pol Drs Giri Prawijaya, M.Th (Kepala BNN Provinsi sulsel) Dan Fais Hamzah Barlian, S.sos.,MH.,Cplc (ketua umum GPPN indonesia) gerakan pemerhati penyalahgunaan narkoba.

Salah satu Mahasiswa ilmu komunikasi UINAM menghrapkan dalam rehabilitas sebaiknya lebih dimaksimalkan demi memerangi pengguna narkoba, dan perlunya pula program edukasi tentang bahaya narkotika di tengah masyarakat

”untuk rehabilitasi sebaiknya, lebih di maksimalkan, karna banyak kasus yang bisa berulang 2 sampai 3 kali masih terkait narkoba, jadi rehabnya harus maksimal, kemudian juga edukasi bukan hanya untuk bagaimana memerangi ataupun menjauhi narkoba, namun berilah edukasi bagaimana menerima kembali orang-orang yang ex-pengguna narkoba di masyarakat”. Kata Muh Rifai

lebih lanjut Rifai menyampaikan 2 cara untuk mengatasi para penyalahgunaan narkoba yakni 

Memaksimalkan rehabilitasi terhadap para pengguna
Memberikan edukasi postif terhadap para pengguna narkoba
Karna, faktor utama dari penyalahgunaan narkoba itu sendiri adalah faktor lingkungan

Perwakilan mahasiwa uin ini juga berharap, agar mahasiswa khususnya kaum millenial untuk tidak menjauhi orang ex-pengguna narkoba. Tetapi berharap untuk bisa merangkul agar kembali kejalan yang benar dan tidak lagi tersandung kasus narkoba yang kedua kalinya.