Festival Aksara Lontaraq II Resmi Digelar, Berikut Rangkaiannya

Festival Aksara Lontaraq II Resmi Digelar, Berikut Rangkaiannya
Pembukaan rangkaian acara Festifal Aksara Lontaraq oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Mohammad Hasan Sijaya

KabarIndonesia.id -- Festival aksara lontaraq (Falaq) II Tahun 2021 resmi digelar hari ini, Rabu (25/8). Rangkaian acara Falaq diawali dengan lomba mewarnai aksara lontaraq tingkat TK dan Paud yang berlangsung di Perpustakan Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan.

Festival Aksara Lontaraq 2021 dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Mohammad Hasan Sijaya.

"Dengan ucapan bismillahirahmani rahim Dinas perpustakaa dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan bersama dengan Panitia Festival Aksara Lontaraq dan Dharmawanita Provinsi Sulawesi Selatan membuka rangkaian festifal aksara lontaraq ini dengan kegiatan lomba mewarnai tingkat TK dan PAUD, saya buka dengan resmi," ungkapnya.

Diketahui Festival Aksara Lontaraq akan berlangsung selama tiga hari, sejak Rabu 25hingga 27 Agustus 2021 mendatang.

Adapun rangkaian acara dari Festival aksara lontaraq yaitu

  • Lomba mewarnai (25 Agustus 2021)
  • Pameran naskah kuno (26 Agustus 2021)
  • Dan Lomba lagu daerah (27 Agustus 2021)

Dengan mengangkat tema, "Mewujudkan Ranperda Aksara Lontaraq" Seminar Nasional aksara lontaraq pada Jumat, 27 Agustus 2021 mendatangakan menjadi puncak acara Falaq.

Untuk diketahui, lontaraq merupakan aksara tradisional masyarakat Bugis-Makassar-Enrekang- Luwu-Mandar- yang berada di Wilayah Sulawesi Selatan dan Barat.

Tidak banyak bangsa-bangsa di dunia yang memiliki aksara. Aksara bukan saja menjadi simbol sejarah, tapi juga menjadi penegasan tingginya nilai-nilai kebudayaan sebuah masyarakat. Sayangnya aksara Lontaraq yang merupakan identitas dan entitas budaya Sulawesi Selatan mulai terkikis keberadaannya, bahkan mulai dilupakan oleh anak-anak generasi sekarang.

Festival ini sendiri, sebagai wujud tanggungjawab panitia dan masyarakat peduli Lontaraq untuk berkonstribusi menjaga, merawat dan melestarikan kearifan lokal daerah, khususnya tradisi literasi aksara lontaraq yang diprediksi para peneliti bakal punah jika tidak dilestarikan.

Penulis : Herlin Sadid

Editor : Muh. Zultamzil